Header Ads

Breaking News
recent

Susilo Bambang Yudhoyono: Demokrat Tersinggung kalau Dianggap "Mualaf" dalam Menjaga Pancasila

SBY sebagai Ketua Partai Demokrat menyatakan bahwa pentingnya implementasi Pancasila dalam kehidupan keseharian. Pancasila tidak hanya terletak di kaos, stiker ataupun spanduk. Hal tersebut disampaikan oleh SBY di depan kader Demokrat Jateng dan DIY dalam tour atau safari Ramadhan di Semarang. 

Pancasila dan kebhinekaan ada dalam hati dan pikiran, bukan terletak di kaos, spanduk, ikat kepala tapi dijalankan. Implementasi Pancasila dalam kehidupan jauh lebih penting daripada teori Pancasila itu sendiri. Dikatakan bahwa Demokrat adalah sebuah partai yang tidak asing dalam memperjuangkan Pancasila. 

Sejak berdiri tanggal 9 September 2001, manifesto atau konstitusi mencantumkan Pancasila sebagai dasar dan azas Partai Demokrat ini, lebih lanjut dikatakan bahwa kebhinekaan menjadi sendi pilar partai. Manifesto Demokrat, sejak lahirnya merupakan demokrasi, nasionalisme, religius, partai yang cinta negara dan bangsa. Partai Demokrat sangat tersinggung apabila dianggap sebagai pendatang baru menjaga Pancasila dan Kebhinekaan, atau dianggap mualaf. Jangan dikatakan bahwa Demokrat tidak mengenal Pancasila dan kebhinekaan.
Sumber Kompas

Tidak ada komentar:

Tegalsiana-085741799056-Indonesia. Diberdayakan oleh Blogger.