Tim bulutangkis Indonesia menemukan penggemar fanatik yang gigih di 'Pak' Yanto
Hariyanto adalah nama yang akrab bagi sebagian besar pecinta bulutangkis di negara ini. Dia adalah penggemar berat olahraga dan telah mendedikasikan hidupnya untuk mendukung tim Merah-Putih di berbagai kompetisi, termasuk 2018 Thomas and Uber Cup di Bangkok.
Pak Yanto, nama panggilannya, sering terlihat duduk di bangku-bangku berbagai stadion, mengenakan pakaian eksentrik sambil bersorak - dengan cara yang unik - untuk pemain Indonesia.
Pelatih berusia 54 tahun itu mengatakan dia telah menyaksikan tim-tim Indonesia bertanding sejak tahun 1980-an.
"Pengalaman pertama saya datang ke stadion adalah di tahun 80-an, menghadiri turnamen di Kuala Lumpur," katanya kepada The Jakarta Post pada Kamis di sela-sela Piala Thomas dan Uber di IMPACT Arena.
Hariyanto mengungkapkan bahwa ia akan menghemat uang jauh sebelum menghadiri turnamen.
“Untuk Piala 2018, saya mulai menabung ketika saya menemukan tempat turnamen [sekitar] setahun yang lalu,” kata ayah enam anak ini.
Dari semua turnamen yang ia tonton, Hariyanto mengatakan momen paling berkesan adalah ketika ia menyaksikan tim pria dan wanita Indonesia memenangkan medali emas di Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan.
"Saya suka olahraga karena telah membuat negara ini bangga," katanya.



Tidak ada komentar: