Header Ads

Breaking News
recent

Ramai Ajakan Rush Money

Pasca aksi 22 Mei yang menuntut kecurangan Pilpres 2019, gerakan untuk mengajak masyarakat menarik uang secara besar-besaran di bank alias rush money bergulir. Hal tersebut sebagai bentuk protes kepada hasil Pilpres. 

Merespons itu, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso minta kabar tersebut tak dibesar-besarkan. Menurutnya menyimpan uang di bank malahan memberikan manfaat positif.

\\\"Jangan terlalu dibesar-besarkan itu. Itu nggak ada argumentasinya. Jadi uang itu justru dimasukkan dalam cara supaya ini industri keuangan ini bisa menyalurkannya untuk aktivitas ekonomi,\\\" katanya ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (28/5/2019).

Ia mengakui pembangunan negara tak mungkin bisa dijalankan sekiranya masyarakat menarik uang secara besar-besaran dari cara keuangan.

\\\"Itu kan artinya nggak mungkin dong sekiranya kita namanya membangun negara itu menarik uang besar-besaran,\\\" ujarnya.

Lanjut Wimboh, menyimpan uang secara tunai hakekatnya tak memberikan banyak manfaat ketimbang menyimpan di bank.

\\\"Melainkan sekiranya taruh di bank ya uang itu bukan berarti hilang uangmu, namun oleh bank sekiranya jutaan orang uangnya banyak (di bank) itu bisa dipinjamkan untuk aktivitas ekonomi, mempekerjakan orang ya dan juga bisa ekspor syukur-syukur. Jadi bisa memperkuat negara ini,\\\" tambahnya


Sumber https://tegalsiana.blogspot.com/

Tidak ada komentar:

Tegalsiana-085741799056-Indonesia. Diberdayakan oleh Blogger.