Header Ads

Breaking News
recent

Indeks kepercayaan konsumen naik 1% menjadi 99,5 pada bulan Mei


Indeks kepercayaan konsumen (CCI) naik 1 persen menjadi 99,5, dari 98,5 pada Mei, setelah menurun 2,2 persen pada April, menurut survei Danareksa Research Institute (DRI).

"Survei terbaru kami mengungkapkan bahwa konsumen memberikan penilaian yang lebih positif pada kondisi ekonomi saat ini dan keadaan pasar kerja," kata DRI dalam pernyataan pers yang diterima oleh The Jakarta Post pada hari Senin.

Keprihatinan konsumen pada kelangkaan pekerjaan berkurang dari 39,0 menjadi 36,7 persen pada bulan Mei, sementara kekhawatiran konsumen pada harga tinggi dan kelangkaan gas minyak cair (LPG) juga menurun dari 14,3 menjadi 10,6 persen pada bulan Mei.

Dari dua komponen utama yang membentuk CCI, hanya satu yang meningkat pada bulan Mei, kata DRI, menambahkan bahwa komponen mengukur sentimen konsumen terhadap kondisi saat ini, indeks situasi saat ini (PSI), naik 4,0 persen menjadi 84,7 persen, sebagai sentimen terhadap keadaan ekonomi saat ini dan pasar kerja membaik.

"Sebaliknya, komponen utama lainnya dari CCI - yang mengukur sentimen konsumen terhadap masa depan (Indeks Ekspektasi, atau EI) - merayap turun 0,7 persen menjadi 110,6. Penurunan indeks ini mencerminkan optimisme konsumen yang lemah terhadap ekonomi dan prospek pasar kerja selama enam bulan ke depan, ”kata pernyataan itu.

Dengan konsumen kurang optimis pada prospek ekonomi nasional, niat membeli barang tahan lama juga menurun menjadi 40,49 persen dari 41,59 persen di bulan sebelumnya.

“Namun demikian, pada perbandingan tahunan, niat pembelian untuk barang tahan lama masih lebih tinggi karena hanya 39,50 persen konsumen menyatakan rencana untuk membeli kembali barang tahan lama di bulan Mei 2017.

Tidak ada komentar:

Tegalsiana-085741799056-Indonesia. Diberdayakan oleh Blogger.