Header Ads

Breaking News
recent

Kerusuhan Mako Brimob: Apa yang kita ketahui sejauh ini

Pada Selasa malam, terjadi kerusuhan di pusat tahanan Brigade Mobil Nasional (Mako Brimob) di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Lokasi saat ini sedang dalam penguncian, menyebabkan lalu lintas yang padat, menurut kompas.com.

Laporan awal menyatakan bahwa penembakan telah terjadi selama insiden itu dan bahwa jumlah personil yang belum ditentukan dari regu kontraterorisme polisi Densus 88 mungkin telah terbunuh, meskipun klaim tersebut masih belum dikonfirmasi.

Foto-foto yang memperlihatkan para tahanan yang memegang senjata api telah beredar di media sosial, dan juga tweet yang mengatakan bahwa kelompok teroris Islamic State (IS) telah mengklaim bertanggung jawab atas kerusuhan itu.

Inilah yang kami ketahui sejauh ini:

Apa yang terjadi?

Pada Selasa malam, para wartawan mulai menerima laporan tentang suatu huru-hara yang melibatkan narapidana teroris di Mako Brimob. Juru bicara Polisi Nasional Brigjen. Jenderal M. Iqbal mengkonfirmasi berita mendekati tengah malam, mengatakan bahwa polisi masih menangani situasi.

Setelah tengah malam, foto-foto mulai beredar di media sosial, menggambarkan beberapa tahanan memegang senjata api, bendera IS hitam, merawat luka dan menahan sandera.

IS Laporan Terjadi Bentrokan di Dalam Penjara di Jakarta, Menyediakan Foto Pejuang dan Senjata Tajam https://t.co/GwGCEzwtZ2

- SITE Intel Group (@siteintelgroup) 8 Mei 2018
Mako Brimob dan daerah sekitarnya diamankan dan warga sipil dilarang datang lebih dekat ke daerah itu. Petugas Brimob mulai mengamankan jalan-jalan di sekitarnya, memperluas keamanan ekstra ke gereja dan rumah sakit terdekat.

Situasi penyanderaan dilaporkan masih berlangsung, meskipun belum dikonfirmasi.


Apa yang memicu kerusuhan itu?

Menurut Kepolisian Jakarta, kerusuhan dimulai sedini 19.30. Salah satu tahanan meminta makanan yang dibawa oleh anggota keluarga, tetapi makanan itu disimpan oleh petugas polisi lain. Tahanan itu menjadi marah dan memprovokasi orang lain untuk memprotes dan mulai melakukan kerusuhan, mulai dari Blok B dan C. Mereka mendobrak tembok dan jeruji penjara dan pergi ke ruang penyidik, di mana mereka mulai menyerang petugas yang menyelidiki tahanan baru.

Siapa tahanan di Mako Brimob?

Para tahanan di pusat penahanan Mako Brimob adalah para tersangka teroris dan narapidana.

Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama, yang menjalani hukuman dua tahun untuk penodaan agama, ditahan di sana karena alasan keamanan. Adik perempuan dan mantan asisten pribadinya memastikan keselamatannya. Ahok saat ini ditahan di blok yang berbeda dengan para tersangka teroris dan narapidana.

Apakah ada korban jiwa?

Penjara. Jendral M. Iqbal mengatakan pada konferensi pers Rabu pagi bahwa tidak ada korban jiwa, tetapi beberapa perwira polisi terluka. Empat anggota polisi yang terluka dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara terdekat, seperti yang dilaporkan oleh detik.com.

Dia meminta masyarakat untuk tidak mempercayai informasi atau foto yang beredar di media sosial. Sebuah tweet menyebutkan bahwa IS telah mengklaim telah membunuh 10 personil dari Densus 88.

Pada Rabu sore, polisi telah mengumumkan bahwa lima anggota Brigade Mobil (Brimob) telah tewas sementara petugas lainnya disandera. Seorang tahanan teror juga tewas dalam insiden itu setelah membuat ancaman berulang dan mencoba mencuri senjata polisi.

Apakah IS benar-benar terlibat?

IS sering mengklaim bertanggung jawab atas serangan teroris di seluruh dunia, tetapi keterlibatannya dalam kerusuhan ini belum dikonfirmasi.

Sebuah video yang beredar online menunjukkan para tahanan yang konon di Mako Brimob menjanjikan kesetiaan kepada pemimpin IS Abu Bakr al-Baghdadi.

Sebelumnya, kerusuhan kecil terjadi pada November 2017 dan ada laporan bahwa polisi telah menemukan bendera IS hitam di dalam sel. Namun, Wakil Kepala Kepolisian Nasional, Comr. Jenderal Syafruddin menolak laporan itu, seperti yang dilaporkan oleh kompas.com.

Pakar terorisme dari Institut Analisis Kebijakan Konflik (IPAC) Sidney Jones menegaskan bahwa orang-orang Indonesia yang pro-ISIS mungkin berada di belakang kerusuhan, karena “mereka telah menimbulkan masalah selama beberapa waktu di [Mako Brimob].


Tidak ada komentar:

Tegalsiana-085741799056-Indonesia. Diberdayakan oleh Blogger.