Berita Menarik Tentang Pembebasan Lahan Tol Semarang-Batang Milik Warga Kendal Salah Ukur
Adanya jalan tol tentu membutuhkan tanah-tanah yang nantinya dibebaskan dan dibayar oleh pengelola, kemudian diukur-ukur, Namun ternyata pengukuran tanah milik warga Kendal Jawa Tengah yang terkena proyek pembangunan jalan tol Semarang-Batang, banyak ditemukan kesalahan-kesalahan. Hal tersebut diketahui setelah tenaga ahli utama staf keprisidenan melakukan pertemua dengan beberapa warga Kendal yang tanahnya terkena proyek jalan tol tersebut, dari pertemuan antara warga setempat, kepadal desa, kecamatan serta perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Kendal, Badan Pertanahan Nasional (BPN), serta tim appraisal ditemukan sejumlah masalah terutama masalah pengukuran, karena luas tanah yang terdata di sertifikat warga tidak sesuai dengan hasil pengukuran tim pembebasan tanah jalan tol Semarang-Batang di Kendal. Oleh karena itu maka warga yang tanahnya dan rumahnya terkena pembangunan proyek jalan tol harus melakukan pertemuan dengan pengurus kepala desa setempat, untuk ditemui titik terang, dan bersama-sama ke kantor BPN Kendal untuk melakukan cek ukur ulang.
Sumber: KOMPAS



Tidak ada komentar: