Dampingi Anak-anak Kita Belajar
Education. Seperti biasa saya menjadi
pemantau di beranda Facebook tanpa sengaja melihat postingan soal ‘ulangan anak
SD yang berisikan kandungan sangat tidak patut’, dan orang-orang di facebook
menshare dengan ultimatum ‘awasi, anak-anak anda saat belajar’. Maksudnya
adalah para orang tua harus bisa mengawasi anak-anaknya pada saat belajar, dan
harus mengetahui materi pelajaran atau ulangan yang kadangkala tidak selalu
sehat dan benar.
Saya prihatin sekali,
karena kesanya bahwa para orangtua seringkali hanya menyisihkan beberapa saat
(tidak lama) dekat dengan anaknya ketika mereka belajar saja. Sehingga timbul
diksi seperti warning “awasi anak Anda saat mereka belajar”
Ada beberapa alasan kenapa
itu harus dilakukan, karena alasan paling utama adalah karena tugas mereka
adalah tugas kita, dan bukan tugas guru. Dan tugas itu adalah tanggungjawab
orangtua dan harus selesai dengan tunai karena mereka sudah menyekolahkan
anaknya. Sekolah sebagai lembaga pendidikan yang berisi guru-guru telah
membantu kita dalam pendidikan. Anak-anak sebagai siswanya, khususnya usia dini
dan ketika belajar mereka tidak sekedar membangun pengetahuan saja, tetapi
membangun konsep tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan pendidikan.
Guru-guru yang harus
berhadapan dengan 30-40 murid sekaligus saat dia mengajar, maka pendekatanya
adalah secara masal. Seorang guru yang akan mengajar dengan mengenal audensinya
satu persatu. Ia tidak akan memberikan sentuhan secara personal, padahal
murid-murid itu memerlukan sesuatu untui dipahaminya. Pada hakekatnya anak-anak
sering terbentur pada saat menerima pelajaran di sekolah dan yang mereka
butuhkan adalah penjelasan-penjelasan dari awal yang sudah diketahui atau
alami.
Ada kalanya banyak orangtua
yang tiba-tiba terkejut saat melihat perkembangan anaknya yang begitu pesat,
secara ujug-ujug dia temukan bahwa anaknya pada kondisi berfikir atau
berperilaku jauh dari sangkaan selama ini, why? Karena orang tua jarang
berkomunikasi denganya. Itulah sangat pentingnya kita untuk mendampingi disaat
anak-anak belajar. Paling efektif adalah disaat orangtua mendampingi anak-anak
belajar selama 2 jam, demikian pula selama akhir pekan agar para orangtua full
bersama dengan anak-anaknya sendiri. Ingatlah bahwa anak-anak kita tumbuh hanya
sekali, hanya sekaranglah kesempatan para orangtua untuk mendampingi mereka.



Tidak ada komentar: